Pondok Pesantren Sumber Baru Al-Falah juga mengembangkan berbagai aspek kehidupan santri melalui berbagai program ekstrakurikuler. Salah satu program unggulan yang memiliki nilai pendidikan karakter tinggi adalah Pramuka yang diorganisir dalam Gugus Depan 1119. Melalui kegiatan Pramuka, santri diajarkan untuk mengembangkan keterampilan hidup, membentuk karakter yang tangguh, serta menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan kebersamaan.
1. Pengenalan dan Pembelajaran Dasar-Dasar Pramuka
Program Pramuka di Pondok Pesantren Sumber Baru Al-Falah, yang tergabung dalam Gugus Depan 1119, memberikan pengenalan dan pembelajaran dasar-dasar Pramuka kepada santri. Melalui kegiatan ini, santri diajarkan tentang simbol-simbol, janji, dan kode kehormatan Pramuka yang meliputi prinsip-prinsip dasar seperti tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk pribadi yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar.
2. Pengembangan Kepemimpinan dan Kerjasama
Salah satu tujuan utama dari program Pramuka adalah mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kerjasama di antara santri. Melalui berbagai kegiatan seperti perkemahan, latihan, dan tugas kelompok, santri dilatih untuk menjadi pemimpin yang bijaksana, serta mampu bekerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan bersama. Program ini menanamkan semangat kebersamaan dan saling mendukung, yang sangat penting dalam kehidupan pesantren yang mengutamakan solidaritas dan kebersamaan.
3. Keterampilan Kehidupan (Life Skills)
Pramuka juga mengajarkan berbagai keterampilan kehidupan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti keterampilan pertolongan pertama, navigasi alam, pengenalan alam sekitar, serta keterampilan praktis lainnya. Santri dilatih untuk mandiri dan tanggap dalam menghadapi situasi darurat, serta memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dalam kondisi yang sulit. Pelatihan ini juga memperkenalkan mereka pada berbagai kegiatan luar ruangan yang bermanfaat untuk memperkuat fisik dan mental, seperti hiking, orientasi peta, dan kegiatan outbond lainnya.
4. Pengembangan Karakter dan Moralitas
Pramuka di Pondok Pesantren Sumber Baru Al-Falah tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral yang sejalan dengan ajaran agama Islam. Santri diajarkan untuk menjadi pribadi yang jujur, disiplin, tanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Program Pramuka ini membantu memperkuat karakter santri agar menjadi individu yang berintegritas tinggi, memiliki rasa kepedulian sosial yang besar, dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan bijak.
5. Kegiatan Perkemahan dan Lomba
Gugus Depan 1119 secara rutin mengadakan kegiatan perkemahan, baik di dalam pesantren maupun di luar pesantren. Kegiatan perkemahan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keterampilan praktis di alam terbuka, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar santri dan menumbuhkan rasa kekeluargaan yang kuat. Selain itu, santri juga diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai lomba Pramuka di tingkat regional atau nasional, yang dapat menjadi ajang untuk mengukur kemampuan dan prestasi mereka. Keikutsertaan dalam lomba ini memberikan pengalaman berharga serta mendorong santri untuk terus berprestasi dan mengasah keterampilan mereka.
6. Pembentukan Jati Diri yang Mandiri dan Tangguh
Melalui Pramuka, santri dibimbing untuk menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi. Mereka diajarkan untuk mengatasi tantangan dengan kepala dingin dan tetap menjaga sikap positif meskipun dalam kondisi yang sulit. Program Pramuka memberikan banyak pelajaran tentang kehidupan, mulai dari disiplin diri, cara bekerja sama dengan orang lain, hingga cara menjaga sikap moral dan spiritual dalam setiap langkah kehidupan.
7. Kolaborasi dengan Kegiatan Pesantren Lainnya
Program Pramuka di Pondok Pesantren Sumber Baru Al-Falah sangat terintegrasi dengan kegiatan pesantren lainnya. Selain kegiatan perkemahan dan latihan di luar ruangan, program ini juga melibatkan santri dalam berbagai kegiatan sosial, seperti penggalangan dana untuk amal, gotong royong, dan kegiatan bakti sosial di masyarakat. Hal ini mengajarkan santri tentang pentingnya memberi kontribusi positif kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.